Viral.. Milenial Sambut Gembira Program Bupati Bojonegoro Insentif Cakap Nikah Dua Juta

mmcnews00

Bojonegoro|MMCJatim – Meskipun Program Insentif Bagi Pasangan Muda Mudi yang Akan Menikah Realisasi di Akhir Tahun. Namun, Banyak Kalangan Masyarakat Khususnya Muda Mudi Menyambut Baik dan Gembira.

Diunggah dua hari yang lalu, video berdurasi 1 menit 43 detik dan disukai dua ribu enam puluh delapan, serta mendapat komentar dua ratus tujuh puluh enam, di akun Instagram @annamuawanah Viral… dan jadi topik perbincangan positif di darat maupun di sosial media.

Beragam komentar dilontarkan dengan adanya program intensif bagi muda mudi yang akan melaksanakan pernikahan.

Seperti akun #vitra2k, ia menulis Bupatiku jooos ben seng jomblo ndang podo rabi ya buk.

Seperti akun @peri_dermawan, dalam komentarnya ia menulis Nyimk jodohku miin mnowo nyantol di komentar.

Lain lagi @rida_bariroh, ia berkomentar Barokalloh semoga tujuan mulia ini  segera terealisasi. Dan banyak komentar yang bersifat mendukung dan antusias menyambut program itu. Tapi, ada juga yang sekedar komentar lucu-lucuan.

Dalam unggahan video itu nampak Bupati Bojonegoro sedang menyapa undangan yang nampak terdapat ibu-ibu dan anak-anak.

Bupati menyampaikan, mulai akhir tahun Pemerintah Bojonegoro akan memberikan intensif bagi putra putri yang cakap menikah dan menikah pertama kali di usia 19-30 tahun dan belum menikah.

Bupati menjelaskan kriteria yang bisa dapat insentif yakni, cakap menikah. Artinya perempuan usia 19-30 tahun, yang laki-laki umur 21-30 menikah pertama kali dan belum menikah sebelumnya.

“Kalau usia 27-28 tapi statusnya pernah menikah kami tidak berikan. Kalau yang perempuan yang usia 29 atau usia 30, tapi sudah pernah menikah, kami tidak berikan,” jelasnya.

Menurut Bupati Perempuan Bojonegoro itu, ini pertama kali menikah, karena ini sekaligus untuk mengurangi pernikahan dini. Pernikahan dini adalah pernikahan yang di bawah umur. Sesuai undang-undang, usia 19 tahun perempuan 21 untuk laki-laki

Kemudian juga lanjut Bupati, sekaligus untuk mengurangi kenakalan remaja. Agar anak-anak mulai tumbuh kembang terhadap kematangan jiwa, karakternya, sehingga mereka menjadi anak yang bertanggung jawab. “Maka, pemerintah memberikan insentif, Insya Alloh nilainya kurang lebih antara 2 juta setengah per orang,” sebut politisi partai berlambang sembilan bintang itu.

Dirinya memaparkan ketentuanya, Ini juga harus KTP Bojonegoro. Kendati seperti itu,  Bupati menuturkan bagaimana bila suamin atau istri berasal dari luar Bojonegoro. Bupati menegaskan tetap mendapatkan, akan tetapi yang dapat hanya pasangan suami atau istri yang ber KTP Bojonegoro. “Buk kalau suaminya dari luar Bojonegoro bagaimana, tetap dapat tapi yang KTP Bojonegoro,” tuturnya.

“Kalau pasanganya laki perempuan sama sama Bojonegoro dapat dua, kalau hanya satu dapat satu,” pungkasnya menambahkan.

Sumber : Instagram @annamuawanah

Editor   : Didik Sap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *